Pengguna internet semakin banyak
Bisa dibayangkan saat ini para pengguna smartphone berapa banyaknya, hampir semua orang memilikinya, atau setidaknya memiliki Hp yang ada fitur Internet didalamnya.
Internet seakan memiliki candu, siapa yang sudah mengenalnya seakan selalu rindu jika tidak menggunakannya. Bahkan fakta telah membuktikan, pemilik akun media sosial saat ini sudah tak mengenal usia. Setingkat SD bahkan para orangtua banyak yang memilikinya. Inilah peluang yang sesungguhnya.
Jika dalam sehari ada orang yang menggunakan layanan wifi sebanyak 50 orang saja, dan rata-rata menggunakan waktu selama dua jam tentu hasilnya sudah Rp.250.000,-.
Jika kita kalikan selama satu bulan maka hasilnya adalah Rp.7.500.000,- .
Jika kita kalikan selama satu bulan maka hasilnya adalah Rp.7.500.000,- .
Lalu bagaimana jika yang menggunakan lebih dari 50 orang dan penggunaannya lebih dari dua jam ?
Karena ternyata banyak anak-anak muda yang nongkrong bisa sampai larut malam, mereka semua rata-rata asik dengan internet di smartphonenya. Dua jam bukanlah waktu yang lama bagi orang-orang yang sudah mengenal internet, bahkan penulis sendiri dalam sehari bisa 12 jam lebih berinteraksi dengan internet.
Penulis yakin hampir semua orang yang mengenal internet takan mungkin bisa terlepas dari internet setiap harinya. Oleh karena itu peluang bisnis internet wifi ini akan menjadi sangat besar karenanya.
Bagini cara meningkatan omset bisnis internet wifi berkali-kali lipat
Untuk meningkatkan omset dalam usaha ini terbilang sangat mudah, pasalnya kita hanya tinggal membeli seperangkat peralatan wifi yang bisa dibeli dengan dana kurang dari satu juta.
Jika kita memiliki 10 juta saja maka kita sudah bisa membuka cabang disepuluh tempat. Tentu saja kita tak perlu pusing mencari tempat baru. Berbagai tempat usaha seperti warung klontong, konter pulsa, tempat Playstation dan lainnya merupakan tempat strategis untuk kita bisa membuka peluang kemitraan.
Rumusnya dimana ada keramaian maka disitulah kita bisa membuka cabang. Dengan kita memberi modal seperangkat alat wifi, dimana sinyalnya bisa kita tembak ke antena utama yang kita miliki. Maka siapapun akan dengan senang hati bekerja sama dengan kita.
Hal ini selain dikarenakan bisa sama-sama saling menguntungkan juga karena hampir setiap orang membutuhkan internet, tidak terkecuali orang yang kita ajak bermitra.
Untuk memasang wifi baru tentu tidak begitu sulit, terlebih jika masih dalam satu wilayah atau satu desa. Untuk memasang antena cabangpun bisa dengan pipa atau bahkan bambu sekalipun.
Bahkan jika kita belum bisa memasangnya sendiri, kita bisa belajar dari internet atau menyuruh orang yang sudah ahli untuk kemudian kita bisa sekalian belajar.

Komponen yang digunakan untuk memasang jaringan RT/RW net
- TP-Link WA 5210G yang berfungsi sebagai antenna outdoor.
- Tiang atau bambu sebagai pengikat antenna outdoor. Semakin tinggi tiang atau bambu yang digunakan akan semakin bagus, karena sinyal yang diperoleh akan semakin kuat.
- TP-Link WR 740N yang berfungsi untuk menyebarkan jaringan didalam rumah.
- Kabel dan beberapa peralatan lainnya.
Setelah wifi disuatu cabang diaktifkan kita hanya tinggal memberikan sejumlah voucer internet yang akan digunakan untuk dijual kepada customer oleh mitra baru kita.
Menjalin kemitraan
Bisnis internet wifi, akan semakin berkembang apabila kita bisa menjalin kemitraan. Semakin banyak mitra maka akan semakin banyak keuntungan.
Untuk system bagi hasil bisa kita diskusikan dengan mitra kita tersebut agar memperoleh kesepakatan, bisa 50:50 atau bahkan 60% lebih buat kita.
Coba kita bayangkan jika dari satu mitra saja kita bisa memiliki penghasilan bersih Rp.3.000.000,-/bulan, tentu Rp. 30.000.000,-/bulan bukan hal yang mustahil jika kita memiliki 10 mitra .
Hal ini bukanlah hal yang sulit terutama bagi yang tinggal di desa, karena bisnis ini hampir bisa dipastikan sangat langka bahkan banyak desa yang tidak ada satu orangpun yang menggelutinya. Inilah kesempatan luar biasa untuk kita terus bisa mengembangkan bisnis internet wifi sebanyak-banyaknya.
Untuk promosipun sangat mudah, kita tinggal menuliskan sedia voucer wifi di tempat usaha mitra maka customerpun akan datang berbondong-bondong untuk membelinya.
Penting untuk diingat, karena mitra juga menggunakan layanan internet maka setiap bulan harus tetap membayar setoran bulanan wifi kepada kita. Ini tidak memberatkan, buktinya di desa sayapun demikian.
Bahkan mitra merasa sangat beruntung, karena selain bisa mengurangi pengeluaran akan kebutuhan kuota juga ia diuntungkan dari hasil penjualan pulsa. Selain itu bagi mitra yang memiliki usaha penjualan pulsa elektrik ia bisa menggunakan fasilitas internet untuk transaksi pulsanya, bisa melalui BBM atau telegram, keren kan ?
Jika anda tertarik dengan bisnis internet wifi ini, sebaiknya segera saja buka. Sebelum peluang usaha ini didahului oleh orang lain sehingga dapat mengurangi kesempatan untuk memperbanyak mitra-mitra baru.
Demikian, semoga bisa menginspirasi anda semua untuk berwira usaha.
Sekilas usaha wifi untuk wira usaha
Rating: 4.5
Diposkan Oleh:
budiono
No comments:
Post a Comment